Cara Membuat Pencarian SearchView dengan ListView

Cara Membuat Pencarian SearchView dengan ListView


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Kesempatan kali ini, saya akan mengajarkan pada kalian, bagaimana cara membuat pencaraian SearchView dengan ListView pada Aplikasi Android, SearchView digunakan untuk memfilter/menyaring data yang ingin diambil dari database, dan ListView berperan untuk menampilkan list/daftar data dari database, kedua fungsi tersebut mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembuatan aplikasi.

Cara Membuat Pencarian Search View dengan ListView

Nantinya, SearchView tersebut akan kita tempatkan pada Toolbar, untuk memudahkan user dalam memilih item pada aplikasi, data yang akan kita tampilkan pada ListView, tersimpan pada ArrayList, pada tutorial ini, kita tidak akan menggunakan Database seperti SQL, terlebih dahulu, untuk pemula, kita akan memasukan datanya secara langsung pada ListView, menggunakan ArrayList agar lebih cepat dan mudah.

Materi yang harus kalian pelajari sebelumnya:

Cara Membuat Pencarian SearchView dengan ListView

Materi berikut ini merupakan lanjutan dari materi sebelumnya, jadi saya sarankan kalian sudah mempersiapkan, beberapa kompenen yang diperlukan, seperti Toobar, SearchView dan ListView. Agar pada tutorial berikut ini menjadi lebih mudah.

1) Langkah pertama, kalian siapkan terlebih dahulu, menu resourcenya, kalian dapat membuatnya, dengan cara: klik kanan pada dir res > new > Android resource file.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<menu xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
      xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto">

    <item android:id="@+id/search"
          android:title="Cari"
          android:orderInCategory="1"
          android:icon="@drawable/ic_search"
          app:actionViewClass="android.support.v7.widget.SearchView"
          app:showAsAction="always|collapseActionView"/>

</menu>

2) Membuat sebuah Toolbar, seperti berikut ini:

<android.support.v7.widget.Toolbar xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:id="@+id/toolbar"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="wrap_content"
    android:background="?attr/colorPrimary"
    android:minHeight="?attr/actionBarSize"
    app:theme="@style/AppTheme.AppBarOverlay"
    app:popupTheme="@style/AppTheme.PopupOverlay">

</android.support.v7.widget.Toolbar>

3) Selanjutnya akan kita tambahkan komponen-komponen yang diperlukan, seperti Toolbar dan LisView pada layout actvity_main.xml.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:fitsSystemWindows="true"
    android:orientation="vertical"
    tools:context="android.cianjur.developer.net.searchviewexample.MainActivity">

    <android.support.design.widget.AppBarLayout
        android:id="@+id/appbar"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:elevation="4dp"
        tools:targetApi="lollipop">

        <include
            android:id="@+id/toolbar"
            layout="@layout/my_toolbar" />

    </android.support.design.widget.AppBarLayout>

    <ListView
        android:id="@+id/list"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="match_parent" 
        android:scrollbars="vertical"/>

</LinearLayout>

Selanjutnya buka file MainActiviy.java pada project kalian, kalian buat atau edit source codenya menjadi seperti berikut ini:

package android.cianjur.developer.net.searchviewexample;

import android.annotation.SuppressLint;
import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.os.Bundle;
import android.support.v7.widget.Toolbar;
import android.view.Menu;
import android.view.MenuInflater;
import android.view.MenuItem;
import android.support.v7.widget.SearchView;
import android.widget.ArrayAdapter;
import android.widget.ListView;

import java.util.ArrayList;
import java.util.Collections;

public class MainActivity extends AppCompatActivity {

    //Data-Data yang Akan dimasukan Pada ListView
    private String[] mahasiswa = {"Wildan","Taufan","Adibil;","Hari","Adam",
            "Hermawan","Indra","Widi","Anisa","Hani","Ujang","Saepuloh","Dirham","Rizal","Risma",
            "Wulandari","Widi Utari","William"};

    //ArrayList digunakan Untuk menampung Data mahasiswa
    private ArrayList data;
    private ArrayAdapter adapter;

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);
        Toolbar toolbar = findViewById(R.id.toolbar);
        setSupportActionBar(toolbar);

        ListView listView = findViewById(R.id.list);
        data = new ArrayList<>();
        getData();
        adapter = new ArrayAdapter<>(this, R.layout.support_simple_spinner_dropdown_item, data);
        listView.setAdapter(adapter);
    }

    private void getData(){
        //Memasukan Semua Data mahasiswa kedalam ArrayList
        Collections.addAll(data, mahasiswa);
    }

    //Code Program pada Method dibawah ini akan Berjalan saat Option Menu Dibuat
    @Override
    public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) {
        //Memanggil/Memasang menu item pada toolbar dari layout menu_bar.xml
        MenuInflater inflater = getMenuInflater();
        inflater.inflate(R.menu.menu_bar, menu);
        MenuItem searchIem = menu.findItem(R.id.search);
        final SearchView searchView = (SearchView) searchIem.getActionView();
        searchView.setOnQueryTextListener(new SearchView.OnQueryTextListener() {
            @SuppressLint("SetTextI18n")
            @Override
            public boolean onQueryTextSubmit(String query) {
                //Untuk memfilter data dari ArrayAdapter
                adapter.getFilter().filter(query);
                searchView.clearFocus();
                return true;
            }

            @Override
            public boolean onQueryTextChange(String nextText) {
                //Data akan berubah saat user menginputkan text/kata kunci pada SearchView
                adapter.getFilter().filter(nextText);
                return false;
            }
        });
        return true;
    }
}

Penjelasan:

Pada program tersebut, kita membuat sebuah variable Array, yaitu mahasiswa, dengan data-data yang sudah kita masukan sebelumnya, lalu data tersebut akan kita masukan kedalam ArrayList.

Pada method getData, kita memasukan semua data mahasiswa kedalam ArrayList, menggunakan fungsi Collection.addAll().

ArrayAdapter digunakan untuk mengatur, bagaimana item pada ListView akan tampil, didalam adapter, kita memasukan data ArrayList, selanjutnya kita memanggil adapter pada ListView dengan menggunakan fungsi setAdapter().

setOnQueryTextListener(), fungsi ini digunakan untuk memprses permintaan data (query) dari user. Didalam method. onQueryTextSubmit(), program akan memfilter data dari adapter, dengan menggunakan fungsi getFilter().

Berikutnya pada method onQueryTextChange() kita tambahkan juga fungsi getFilter(), agar saat user menginputkan Text atau kata kunci pada SearchView, makan data pada ListView akan langsung berubah, jadi kita tidak perlu mengeksekusinya terlebih dahulu.

Demo:

Screenshot_SearchView dengan ListView example1 Screenshot_SearchView dengan ListView example2


Projectnya bisa kalian download di Github Saya.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan. Pada tutorial selanjunya, kita akan belajar Cara Menerapkan SearchView dengan RecyclerView.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Cara Membuat Pencarian SearchView pada Toolbar Android

Cara Membuat Pencarian SearchView pada Toolbar Android


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

SearchView adalah salah satu komponen widget yang digunakan untuk mencari suatu data dari list atau sekumpulan data didalam aplikasi. SearchView akan menerima, (query) dari user ketika melakukan pencarian dan akan menampilkan tampilan hasil pencarian, ke dalam bentuk view, contoh seperti pada TextView, ListView atau RecyclerView dan masih banyak lagi.

Cara Membuat Pencarian SearchView pada Toolbar Android

Pada tutorial ini kia akan belajar cara membuat SearchView dan menerapkannya pada Toobar. Toolbar adalah sebuah komponen bagian dari material design, merupakan pengganti kelanjutan dari versi terdahulu yaitu Action Bar. SearchView dapat memudahkan user/pengguna untuk mencari suatu data didalam database aplikasi.

Materi lainnya yang direkomenasikan:

A. Menyiapkan SearchView dan Membuat Menu

1) Pertama kita akan membuat sebuah icon search, yang nantinya akan kita terapkan pada Toolbar.  Klik kalan pada direktori res > new > Image Asset.

2) Ubah Icon Type menjadi Action Bar and Tab Icon, berinama icon tersebut, misalnya: "ic_search", pilih Clip Art, karena kita akan mengunakan icon bawaan android studio, klik pada icon Clip Art(yang ada gambar androidnya).

3) Pilih gambar Icon Search pada kategori Action, lalu klik OK..

Memilih icon search

Terakhir, sesuikan warna atau style dari icon tersebut. lalu klik next dan finish.

4) Berikutnya, buat sebuah menu ActionBar untuk kita terapkan pada Toolbar. Caranya klik kanan pada direktori res > new > Android resource file.

5) Berinama file tersebut lalu ubah Resource type menjadi Menu, Klik OK.

Membuat file menu

6) Lalu pada menu tersebut akan kita tambahkan item, yang nantinya digunakan untuk SearchView dan jangan lupa untuk memasukan icon yang sudah kita buat tadi:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<menu xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
      xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto">

    <item android:id="@+id/search"
          android:title="Cari"
          android:orderInCategory="1"
          android:icon="@drawable/ic_search"
          app:actionViewClass="android.support.v7.widget.SearchView"
          app:showAsAction="always|collapseActionView"/>

</menu>

B. Membuat Toolbar

1) Untuk membuat Toolbar, kita perlu menghilangkan TitleBar/ActionBar bawaannya terlebih dahulu, pertama kita akan mengedit stylenya, dengan cara buka file style.xml yanag berada pada direktori res > values > style.xml.

Saya sarankan, kalian edit menjadi seperti berikut ini:

<resources>

    <!-- Base application theme. -->
    <style name="AppTheme" parent="Theme.AppCompat.Light.DarkActionBar">
        <!-- Customize your theme here. -->
        <item name="colorPrimary">@color/colorPrimary</item>
        <item name="colorPrimaryDark">@color/colorPrimaryDark</item>
        <item name="colorAccent">@color/colorAccent</item>
    </style>

    <style name="AppTheme.NoActionBar">
        <item name="windowActionBar">false</item>
        <item name="windowNoTitle">true</item>
    </style>

    <style name="AppTheme.AppBarOverlay" parent="ThemeOverlay.AppCompat.Dark.ActionBar" />

    <style name="AppTheme.PopupOverlay" parent="ThemeOverlay.AppCompat.Light" />

</resources>

Nantinya, style AppTheme.NoActionBar akan kita terapkan pada MainActivity, lalu AppTheme.AppBarOverlay dan AppTheme.PopupOverlay akan kita terapkan pada Toolbar.

2) Buka file AndroidManifest.xml, tambahkan AppTheme.NoActionBar pada MainActivivty, seperti ini:

<activity android:name=".MainActivity"
          android:theme="@style/AppTheme.NoActionBar">

Dan jangan lupa untuk menambahkan kedaua library berikut ini pada file build.gradle, yang berada pada direktori app.

compile 'com.android.support:appcompat-v7:27.0.2'
compile 'com.android.support:design:27.0.2'

3) Selanjutnya kita akan membuat file Toolbarnya, buatlah layout baru, klik kanan pada direktori layout > new > Layout resource file, berinama file tersebut, misalnya "my_toolbar".

Edit kode xml pada layout toolbar, seperti berikut ini:

<android.support.v7.widget.Toolbar xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:id="@+id/toolbar"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="wrap_content"
    android:background="?attr/colorPrimary"
    android:minHeight="?attr/actionBarSize"
    app:theme="@style/AppTheme.AppBarOverlay"
    app:popupTheme="@style/AppTheme.PopupOverlay">

</android.support.v7.widget.Toolbar>

4) Berikutnya kita akan mengedit layout pada file actvity_main.xml. disini kita akan menembahkan Toolbar yang sudah dibuat tadi, selain itu juga, kita akan menambahkan komponen pendukung seperti TextView. TextView tersebut akan kita gunakan untuk menampilkan hasil pencarian dari SearchView.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
    android:fitsSystemWindows="true"
    android:orientation="vertical"
    tools:context="android.cianjur.developer.net.searchviewexample.MainActivity">

    <android.support.design.widget.AppBarLayout
        android:id="@+id/appBar"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:minHeight="?attr/actionBarSize"
        android:elevation="4dp"
        tools:targetApi="lollipop">

        <include
            android:id="@+id/toolbar"
            layout="@layout/my_toolbar" />

    </android.support.design.widget.AppBarLayout>

    <TextView
        android:id="@+id/outout"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_margin="8dp"
        android:text="Hasil Pencarian"
        android:textSize="15sp"
        android:textStyle="bold" />

</LinearLayout>

Selanjutnya buka file MainActiviy.java pada project kalian, masukan source code berikut ini:

package android.cianjur.developer.net.searchviewexample;

import android.annotation.SuppressLint;
import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.os.Bundle;
import android.support.v7.widget.Toolbar;
import android.view.Menu;
import android.view.MenuInflater;
import android.view.MenuItem;
import android.support.v7.widget.SearchView;
import android.widget.TextView;
import android.widget.Toast;

public class MainActivity extends AppCompatActivity {

    private TextView Hasil;

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);
        Toolbar toolbar = findViewById(R.id.toolbar);
        setSupportActionBar(toolbar);
        Hasil = findViewById(R.id.outout);
    }

    //Code Program pada Method dibawah ini akan Berjalan saat Option Menu Dibuat
    @Override
    public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) {
        //Memanggil/Memasang menu item pada toolbar dari layout menu_bar.xml
        MenuInflater inflater = getMenuInflater();
        inflater.inflate(R.menu.menu_bar, menu);
        MenuItem searchIem = menu.findItem(R.id.search);
        final SearchView searchView = (SearchView) searchIem.getActionView();
        searchView.setOnQueryTextListener(new SearchView.OnQueryTextListener() {
            @SuppressLint("SetTextI18n")
            @Override
            public boolean onQueryTextSubmit(String query) {
                Hasil.setText("Hasil Pencarian: "+query);
                Toast.makeText(getApplicationContext(),query, Toast.LENGTH_SHORT).show();

                searchView.clearFocus();
                return true;
            }

            @Override
            public boolean onQueryTextChange(String s) {
                return false;
            }
        });
        return true;
    }
}

Penjealsan:

Pertama kita menginisialisasi Toolbar menggunakan fungsi setSupportActionBar().

Pada method onCreateOptionsMenu(), kita mendefinisikan menu yang sudah kita buat tadi, menggunakan fungsi getMenuInflater().inflate().

Setelah itu, kita menginisialisasi MenuItem yang akan digunakan sebagai SearchView, dengan menggunakan funsi setOnQueryTextListener(), fungsi ini digunakan untuk memprses permintaan data (query) dari user.

Didalm fungsi tersebut terdapat sebuah method. bernama onQueryTextSubmit(), yang dijalankan ketika user, mengsubmit data pada SearchView, pada contoh ini, kita menampilkan hasilnya pada TextView dan Toast.

Demo:

Screenshot_SearchView Example1 Screenshot_SearchView Example2

Projectnya bisa kalian download di Github Saya.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan. Pada tutorial selanjunya, kita akan belajar Cara Menerapkan SearchView dengan ListView.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Mengenal Fungsi startsWith dan endsWith pada Java

Mengenal Fungsi startsWith dan endsWith pada Java


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pada pemrograman Java terdapat salah satu method yang bernama startsWith() dan endsWith(). Method startWith() digunakan untuk memeriksa kondisi awalan pada nilai atau karakter dari tipe data String dan Method endsWith() digunakan untuk memeriksa kondisi akhiran pada nilai aau karakter dari tipe data String. Kedua method tersebut mengembalikan nilai boolean, berupa true atau fals.

Mengenal Fungsi startsWith dan endsWith pada Java

Pada tutorial kali ini , kita akan belajar cara menggunakan method startsWith() dan endsWith(), pada class String ,dengan menggunakan pemrograman Java. Untuk itu mari kita simak tutorial berikut ini

Materi lainnya yang direkomendasikan:

Belajar Menggunakan Fungsi split String pada Java

Buka aplikasi Netbeans IDE atau sejenisnya, pada laptop/komputer kalian, lalu buat project baru.

Pada class yang kalian buat, masukan contoh source code berikut ini, serta perhaikan penjelesannya:

package WILDAN_TECHNO_ART;

public class Main {
 
    //Belajar java di wildantechnoart.net
 
    public static void main(String args[]) {
        String kalimat = "Selamat Datang di wildantechnoart.net";
 
        boolean cekAwal = kalimat.startsWith("Selamat");
        boolean cekAkhir = kalimat.endsWith("net");
    
        System.out.println("Cek Kondisi Awalan : "+cekAwal);
        System.out.println("Cek Kondisi Akhiran : "+cekAkhir);
    }
}

Penjelasan:

Pada contoh code diatas kita menggunakan variable kalimat sebagai sample percobaan, yang akan kita digunakan pada method startsWith() dan endsWith().

Lalu pada variabel cekAwal dan cekAkhir, didalamnya kita menggunakan fungsi startWith() dan endWith() untuk mengecek apakah variable kalimat, nilainya diawali dengan "Selamat" dan diakhiri dengan "net", jika benar, maka akan mengembalikan nilai boolean true dan jika salah, false.

Demo:

Contoh penggunaan startsWith dan endsWith pada Java

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Belajar Menggunakan Fungsi split String pada Java

Belajar Menggunakan Fungsi split String pada Java


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pada pemrograman Java terdapat salah satu method yang bernama split(). Method ini berfungsi untuk mengambil suatu nilai yang terdapat didalam variable String, nilai tersebut dapat kita ambil dengan menggunakan Regex lalu setelah itu akan menembalikan nilainya dengan nilai char array. Method ini dapat kita gunakan ketika ingin Manipulasi String.

Belajar Menggunakan Fungsi split String pada Java

Pada tutorial kali ini , kita akan belajar cara menggunakan method split(), pada class String ,dengan menggunakan pemrograman Java. Untuk itu mari kita simak tutorial berikut ini

Materi lainnya yang direkomendasikan:

Belajar Menggunakan Fungsi split String pada Java

Buka aplikasi Netbeans IDE atau sejenisnya, pada laptop/komputer kalian, lalu buat project baru.

Pada class yang kalian buat, masukan contoh source code berikut ini, serta perhaikan penjelesannya:

package WILDAN_TECHNO_ART;

public class Main {
 
    public static void main(String args[]) {
        //Membuat Variable
        String kalimat = "Belajar Pemrograman Java di wildantechnoart.net";
        String noID ="11-3466-9900-3";
 
        //Contoh dari regex,untuk memisahkan spasi
        String[] kata = kalimat.split("\\s");
 
        //Contoh regex, untuk memisahkan tanda -
        String[] bagian = noID.split("-");
 
        //Mengambil nilai berdasarkan index dari pemisahan method split -
        String bagian1 = bagian[0];
        String bagian2 = bagian[1];
        String bagian3 = bagian[2];
        String bagian4 = bagian[3];
 
        //Menampilkan nilai yang dipisahkan berdasarkan spasi
        //Menggunakan for-each
        for(String text :kata){
            System.out.println(text);
        }
 
        //Menampilkan nilai yang di pisahkan dari simbol -
        System.out.println("No ID : "+bagian1+bagian2+bagian3+bagian4);
    }
 
}

Penjelasan:

Pada contoh code diatas , kita menggunakan contoh variable kalimat dan noID,yang akan digunakan untuk percobaan dengan method split(). Method ini, akan mengembalikan nilai char array , maka kita harus menampilkannya sama seperti halnya kita menampilkan nilai di dalam array,

Pada contoh variable pertama ,yaitu variable kalimat, kita menggunakan pola memisahkanya berdasarkan spasi dengan menggunakan simbol "\\s". Lalu kita simpan di variable kata , dengan tipe data Array String.

Untuk menampilkanya, disana kita menggunakan perulangan for each. Untuk menambil semua nilai didalam Array, lalu menampilkannya secara terpisah

Pada variable kedua, yaitu variable noID , kita menggunakan pola memisahkanya berdasarkan simbol "-". Selanjutnya kita simpan di variable bagian , dengan tipe data Array String.

Selanjutnya kita akses, berdasarkan no index 0,1,2 dan 3. Hasil pecahan dari index tersebut kita simpan pada variable bagian1, bagian2 , dan bagian3 dan bagian4.

Demo:

Contoh penggunaan split String pada Java

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Belajar Menggunakan Fungsi join String pada Java

Belajar Menggunakan Fungsi join String pada Java


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pada pemrograman Java terdapat salah satu method yang bernama join(). Method ini digunakan untuk menggabungkan beberapa nilai yang bertipe data String , berdasarkan delimiter atau pembatas yang menggunakan beberapa simbol., Kita dapat mengakses method tersebut secara langsung, tanpa harus menginstansi Objek dari fungsi tersebut, karena secara defautl method ini mempunyai modifier static.

Belajar Menggunakan Fungsi join String pada Java

Pada tutorial kali ini , kita akan belajar cara menggunakan method join(), pada class String ,dengan menggunakan pemrograman Java. Untuk itu mari kita simak tutorial berikut ini

Materi lainnya yang direkomendasikan:

Belajar Menggunakan Fungsi join String pada Java

Buka aplikasi Netbeans IDE atau sejenisnya, pada laptop/komputer kalian, lalu buat project baru.

Pada class yang kalian buat, masukan contoh source code berikut ini, serta perhaikan penjelesannya:

package WILDAN_TECHNO_ART;

public class Main {
    public static void main(String[] args){
        //Membuat Variable
        String kata1 = "Belajar"; 
        String kata2 = "Pemrograman"; 
        String kata3 = "Java"; 
        String kata4 = "di"; 
        String kata5 = "wildantechnoart.net";
        
        //Menentukan delimiter atau pembatas dengan simbol
        String Kalimat = String.join("-", kata1,kata2,kata3,kata4,kata5);
        
        //Mencetak Hasil
        System.out.println(Kalimat);
    }
}

Penjelasan:

Pada source code tersebut, kita menggunakan beberapa variable, yang mempunyai value String dengan kata yang berbeda.

Pada variable kalimat, kita menggunaakn class String.join(), fungsi tersebut mempunyai 2 buah parameter, yaitu Delimiter atau Pembatas dan Value/Isi.

Pada contoh berrikut ini, kita menggunakan pembatas simbol minus (-), yang akan digantikan dengan
, pada comma (,), selain menggunaakn simbol minus (-), kita juga dapat menggunakan simbol lainnya, seperti &, @, $, dll.

Demo:

Contoh penggunaan join String pada Java


Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Cara Membuat Option Menu di Android Studio

Cara Membuat Option Menu di Android Studio


Assalamualaikum Waramatullahi Wabarakatuh.

Option Menu adalah komponen menu pilihan untuk Aplikasi Android,yang akan tampil ketika user menekan tombol menu pada perangkat Android mereka, tombol menu tersebut biasanya berda disampin kanan atau kiri tombol home. 

Option Menu digunakan untuk membantu user menampilkan fitur-fitur yang tersemat pada Aplikasi Android. Banyak sekali aplikasi yang menggunakan Option Menu, salah satunya adalah Google Chrome, jika kita menekan tombol menu saat menjalankan Chrome, maka akan menucul menu pilihan seperti New Tab, Bookmark, Riwayat, Download, dll.
Cara_Membuat_Option_Menu_di_Android_Studio

Pada tutorial ini, kita akan belajar, bagaimana cara membuat serta menggunakan Option Menu pada Aplikasi Android, menggunakan Android Studio. Untuk itu mari kita simak tutorial berikut ini.

Materi lainnya yang direkomendasikan:

Belajar Membuat Menu Popup pada Android Studio

Buka aplikasi Android Studio kalian, Buat Project Baru.

Pada activity_main.xml, kalian dapat mengkosongkannya atau contoh kali ini, kita cukup menambahkan TextView sebagai kompenen pelengkap.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:layout_margin="8dp"
    android:background="#FFF5F5F5"
    tools:context="android.cianjur.developer.net.basicandroid.MainActivity">

    <TextView
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_centerHorizontal="true"
        android:layout_centerVertical="true"
        android:text="Contoh Option Menu"
        android:textSize="15sp"
        android:textStyle="bold" />
    
</RelativeLayout>

Untuk membuat sebuah Menu, caranya : Klik kanan pada direktori res > New > Android resource directory, seperti pada gambar berikut ini.

Membuat_Menu_pada_Project_Android_Studio

Selanjutnya pilih menu pada Resource type, lalu setelah itu klik Ok.

Memilih_Jenis_Resource_Direktori

Maka akan telihat direktori baru bernama menu, klik kanan pada direkotr tersebut, pilih New > Menu resource file, lalu berinama, misalnya "contoh_menu".

Membuat_Menu_Resource_file

Disini kita akan membuat beberapa menu dengan menggunakan tag <menu>, kalian dapat membuatnya bebas, atau seperti berikut ini:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<menu xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android">

    <item android:id="@+id/menu1"
        android:title="Buka Profil"/>

    <item android:id="@+id/menu2"
        android:title="Tambah Teman"/>

    <item android:id="@+id/menu3"
        android:title="Group"/>

    <item android:id="@+id/menu4"
        android:title="Keluar"/>

</menu>

Selanjutnya kita buka file MainActivity.java. Lalu masukan source code berikut ini:

package android.cianjur.developer.net.basicandroid;

/*
 Dibuat Oleh WILDAN M ATHOILLAH
 */

import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.os.Bundle;
import android.view.Menu;
import android.view.MenuItem;
import android.widget.Toast;

public class MainActivity extends AppCompatActivity{

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);
    }


    //Method ini digunakan untuk menampilkan daftar menu yang sudah kita buat
    @Override
    public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) {
        getMenuInflater().inflate(R.menu.contoh_menu, menu);
        return true;
    }

    //Menthod ini digunakan untuk menangani kejadian saat OptionMenu diklik
    @Override
    public boolean onOptionsItemSelected(MenuItem item) {
        switch (item.getItemId()){
            case R.id.menu1:
                Toast.makeText(getApplicationContext(),"Buka Profil",Toast.LENGTH_SHORT).show();
                break;

            case R.id.menu2:
                Toast.makeText(getApplicationContext(),"Tambah Teman",Toast.LENGTH_SHORT).show();
                break;

            case R.id.menu3:
                Toast.makeText(getApplicationContext(),"Group",Toast.LENGTH_SHORT).show();
                break;

            case R.id.menu4:
                Toast.makeText(getApplicationContext(),"Keluar",Toast.LENGTH_SHORT).show();
                break;
        }
        return true;
    }
}

Penjelasan:

Menu yang sudah kita susun dengan menggunakan file xml, dapat kita muat menggunakan fungsi onCreateOptionsMenu().

Lalu menautkan menu yang sudah kita buat tadi, dengan menggunakan fungsi inflate(), dan menampilkan menu tersebut menggunakan fungsi show().

Pada fungsi onOptionsItemSelected(), kita dapat menangani kejadian pada saat OptionMenu diklik, pada method tersebut kita menggunakan statement switch untuk menentukan kejadian pada masing-masing opsi dengan mendapatkan id pada setiap menu item, jika salah satu menu diklik, maka akan tampil pesan singkat menggunakan Toast.

Tombol Menu biasanya berda disampin kanan atau kiri tombol home pada perangkat android kalian.

Demo:

Screenshot_OptionMenu_Example

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Belajar Membuat Menu Popup pada Android Studio

Belajar Membuat Menu Popup pada Android Studio


Assalamualaikum Waramatullahi Wabarakatuh.

Menu Popup adalah sekumpulan aksi yang dipasangkan pada sebuah View, jenis menu ini dapat diakses oleh user, dengan cara mengklik View tersebut, contohnya pada sebuah Button, ketika Button tersebut diklik, maka akan menampilkan daftar pilihan yang tersedia. Menu Popup ini tersedia dan juga diperkenlkan sejak API Level 11 (HONEYCOMB).

Belajar_Membuat_Menu_Popup_pada_Android_Studio

Pada tutorial ini, kita akan belajar, bagaimana cara membuat serta menggunakan Menu Popup pada Aplikasi Android, menggunakan Android Studio. Untuk itu mari kita simak tutorial berikut ini.

Materi lainnya yang direkomendasikan:

Belajar Membuat Menu Popup pada Android Studio

Buka aplikasi Android Studio kalian, Buat Project Baru.

Buka file activity_main.xml pada project kalian, pada contoh berikut ini, kita akan menggunakan sebuah Button, sebagai objek percobaan untuk Menu Popup.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:layout_margin="8dp"
    android:background="#FFF5F5F5"
    tools:context="android.cianjur.developer.net.basicandroid.MainActivity">

    <Button
        android:id="@+id/popup"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_centerHorizontal="true"
        android:layout_centerVertical="true"
        android:text="Pilih Menu Makanan" />
    
</RelativeLayout>

Disini kita perlu membuat menunya terlebih dahulu, caranya : Klik kanan pada direktori res > New > Android resource directory, seperti pada gambar berikut ini.

Membuat_Menu_pada_Project_Android_Studio

Selanjutnya pilih menu pada Resource type, lalu setelah itu klik Ok.

Memilih_Jenis_Resource_Direktori

Disana akan telihat direktori baru bernama menu, klik kanan pada direkotr tersebut, pilih New > Menu resource file, lalu berinama, misalnya "contoh_menu".

Membuat_Menu_Resource_file

Selanjutnya kita akan membuat beberapa menu dengan menggunakan kode xml, untuk membuatnya, kita perlu menambahkan tag <item> dan juga beberapa atribut tambahan lalinnya, seperti id, title, dsb. Contohnya seperti ini:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<menu xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android">

    <item android:id="@+id/menu1"
        android:title="Ayam Goreng"/>

    <item android:id="@+id/menu2"
        android:title="Mie Rebus"/>

    <item android:id="@+id/menu3"
        android:title="Bakso"/>

    <item android:id="@+id/menu4"
        android:title="Mie Ayam"/>

</menu>

Selanjutnya kita buka file MainActivity.java. Lalu masukan source code berikut ini:

package android.cianjur.developer.net.basicandroid;

/*
 Dibuat Oleh WILDAN M ATHOILLAH
 */

import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.os.Bundle;
import android.view.MenuItem;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.PopupMenu;
import android.widget.Toast;

public class MainActivity extends AppCompatActivity implements PopupMenu.OnMenuItemClickListener {

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);
        Button showMenu = findViewById(R.id.popup);
        showMenu.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
            @Override
            public void onClick(View view) {
                //Membuat Instance/Objek dari PopupMenu
                PopupMenu popupMenu = new PopupMenu(MainActivity.this, view);
                popupMenu.setOnMenuItemClickListener(MainActivity.this);
                popupMenu.inflate(R.menu.contoh_menu);
                popupMenu.show();
            }
        });
    }

    //Menthod ini digunakan untuk menangani kejadian saat MenuPopup diklik
    @Override
    public boolean onMenuItemClick(MenuItem menuItem) {
        switch (menuItem.getItemId()){
            case R.id.menu1:
                Toast.makeText(getApplicationContext(),"Anda Memesan Ayam Goreng",Toast.LENGTH_SHORT).show();
                break;
            case R.id.menu2:
                Toast.makeText(getApplicationContext(),"Anda Memesan Mie Rebus",Toast.LENGTH_SHORT).show();
                break;
            case R.id.menu3:
                Toast.makeText(getApplicationContext(),"Anda Memesan Bakso",Toast.LENGTH_SHORT).show();
                break;
            case R.id.menu4:
                Toast.makeText(getApplicationContext(),"Anda Memesan Mie Ayam",Toast.LENGTH_SHORT).show();
                break;

        }
        return true;
    }
}

Penjelasan:

Pada Button tersebut, kita membuat sebuah Instance/Objek dari PopupMenu dengan parameter 2 parameter yaitu: Instance Activiy dan Instance View yang akan dikaitkan dengan PopupMenu.

Selelah itu menambahkan listener untuk Menu/Item supaya bisa diklik, dengan menggunakan fungsi setOnMenuItemClickListener(), dengan parameter berupa Instance Activity kita saat ini.

Lalu menautkan menu yang sudah kita buat tadi, dengan menggunakan fungsi inflate(), dan menampilkan menu tersebut menggunakan fungsi show().

Dengan menggunakan fungsi onMenuItemClick(), kita dapat menangani kejadian pada saat menu Popup diklik, pada method tersebut kita menggunakan statement switch untuk menentukan kejadian pada masing-masing opsi dengan mendapatkan id pada setiap menu item, jika salah satu menu diklik, maka akan tampil pesan singkat menggunakan Toast.

Demo:

Screenshot_PopupMenu_Example1 Screenshot_PopupMenu_Example2


Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Belajar Membuat Menu Konteks di Android Studio

Belajar Membuat Menu Konteks di Android Studio


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Menu Konteks (Context Menu) adalah salah satu fungsi yang bisa kita gunakan untuk menampilkan list/daftar menu pada suatu objek, dengan cara menekan objek selama beberapa saat, Menu Konteks menghadirkan pintasan perintah (Shortcut) pada sebuah item didalam aplikasi, misalnya digunakan untuk mengedit atau menghapus suatu item.

Belajar_Membuat_Menu_Konteks_di_Android_Studio

Banyak sekali aplikasi yang menggunakan Menu Konteks, untuk memudahkan user dalam memilih aksi, karena lebih cepat dan mudah, contohnya pada aplikasi pemutar musik, jika kita ingin menghapus file/musik pada aplikasi tersebut, kita hanya perlu menekannya hingga beberapa saat, maka setelah itu akan muncul menu berupa aksi yang bisa diguakan untuk menghapus, mengcopy, dsb.

Materi lainnya yang direkomenasikan:

Pada tutorial ini, kita akan belajar bagaimana cara membuat serta menggunakan Menu Konteks pada aplikasi android, untuk itu mari kita simak tutorial berikut ini.

Belajar Membuat Menu Konteks di Android Studio

Buka aplikasi Android Studio kalian, Buat Project Baru.

Buka file activity_main.xml pada project kalian, untuk contoh berikut ini, kita akan menggunakan sebuah Button, yang nantinya akan kita tambahkan Menu Konteks pada Button tersebut.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:layout_margin="8dp"
    android:background="#FFF5F5F5"
    tools:context="android.cianjur.developer.net.basicandroid.MainActivity">

    <Button
        android:id="@+id/konteks"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_centerHorizontal="true"
        android:layout_centerVertical="true"
        android:text="Ini Hanya Contoh" />
    
</RelativeLayout>

Pada Button tersebut, nantinya akan menampilkan beberapa menu seperti, Salin, Hapus dan Edit. Untuk itu, disini kita perlu membuat menunya terlebih dahulu, caranya : Klik kanan pada direktori res > New > Android resource directory, seperti pada gambar berikut ini.

Membuat_Menu_pada_Project_Android_Studio

Selanjutnya pilih menu pada Resource type, lalu setelah itu klik Ok.

Memilih_Jenis_Resource_Direktori

Disana akan telihat direktori baru bernama menu, klik kanan pada direkotr tersebut, pilih New > Menu resource file, lalu berinama, misalnya "contoh_menu".

Membuat_Menu_Resource_file

Disini kita akan membuat sebuah menu dengan menggunakan kode xml, untuk membuatnya, kita perlu menambahkan tag <item> dan juga beberapa atribut tambahan lalinnya, seperti id, title, dsb.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<menu xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android">

    <item android:id="@+id/menu1"
        android:title="Salin"/>

    <item android:id="@+id/menu2"
        android:title="Hapus"/>

    <item android:id="@+id/menu3"
        android:title="Edit"/>

</menu>

Jika kalian sudah selesai membuat menu untuk kita tampilkan, selanjutnya kita buka file MainActivity.java. Masukan source code berikut ini:

package android.cianjur.developer.net.basicandroid;

/*
 Dibuat Oleh WILDAN M ATHOILLAH
 */

import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.os.Bundle;
import android.view.ContextMenu;
import android.view.MenuItem;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.Toast;

public class MainActivity extends AppCompatActivity{

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);
        Button showMenu = findViewById(R.id.konteks);
        registerForContextMenu(showMenu);
    }

    //Method Ini digunakan untuk menginisialisasi menu yang akan kita gunakan
    @Override
    public void onCreateContextMenu(ContextMenu menu, View v, ContextMenu.ContextMenuInfo menuInfo) {
        getMenuInflater().inflate(R.menu.contoh_menu, menu);
        super.onCreateContextMenu(menu, v, menuInfo);
    }

    //Method ini digunakan untuk menagani kejadian ketika Menu Konteks diklik
    @Override
    public boolean onContextItemSelected(MenuItem item) {
        switch (item.getItemId()){
            case R.id.menu1:
                Toast.makeText(getApplicationContext(), "Menyalin", Toast.LENGTH_SHORT).show();
                break;

            case R.id.menu2:
                Toast.makeText(getApplicationContext(), "Menghapus", Toast.LENGTH_SHORT).show();
                break;

            case R.id.menu3:
                Toast.makeText(getApplicationContext(), "Mengedit", Toast.LENGTH_SHORT).show();
                break;
        }
        return super.onContextItemSelected(item);
    }
}

Penjelasan:

Ada tiga langkah untuk menciptakan Konteks Menu, pertama kita harus mendaftarkan sebuah objek atau view yang ingin kita tambahkan Konteks Menu, menggunakan fungsi registerForContextMenu().

Kedua, kita perlu mengimplementasikan fungsi onCreateContextMenu(), yang digunakan untuk memasang menu yang sudah kita buat sebelumnya pada direkotri menu, yang bisa kita set pada method getMenuInflater.inflate(), dengan parameter, lokasi menu file menu yang akan ditampilkan dan instance menu konteks.

Ketiga, dengan menggunakan fungsi/method onContextItemSelected(), disini kita dapat menangani kejadian pada saat menu konteks diklik, disana kita menggunakan statement switch untuk menentukan kejadian pada masing-masing opsi dengan mendapatkan id pada setiap menu item, jika salah satu menu diklik, maka akan tampil pesan singkat menggunakan Toast.

Untuk menampilkan Menu Konteks, kita hanya perlu menekan Button tersebut beberapa saat.

Demo:

Screenshot_ContextMenu_Example1 Screenshot_ContextMenu_Example2

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Cara Install Ulang BlackBerry Torch 9800 via Rapido

Cara Install Ulang BlackBerry Torch 9800 via Rapido


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 

Cara Install Ulang/Flashing BlackBerry Torch 9800 menggunakan Rapido Instalador. Cara pemakaiannya cukup mudah, kalian tidak perlu repot-repot menownload beberapa Tools/Aplikasi. dengan Rapido Instalador, kita cukup menggunakan Satu Tools saja hanya dengan sekali Klik, Ponsel kalian akan langsung kembali seperti semula.

Cara Install Ulang BlackBerry Torch 9800 via Rapido


Bahan yang diperlukan

- Rapido Instalador BlackBerry Torch 9800. Download Disini
BlackBerry Desktop Manager Download Disini

Langkah-langkah installasi

1. Download dan Extract Rapido Instalador yang sudah kalian download mengunakan Winrar atau sejenisnya. lalu Install BlackBerry Desktop Manager pada Laptop/Komputer kalian agar perangkat BB Bisa terbaca oleh komputer

2. Buka/Jalankan Tool tersebut, Tunggu hingga muncul tulisan CONNECTION TO BOOT, seperti gambar berikut Ini :

Rapido Instalador BlackBerry Torch 9800

3. Sambungkan BlackBerry Torch 9800 pada Komputer/Laptop menggunakan kabel USB, Pada Program tersebut secara otomatis akan mendeteksi prangkat BB yang terpasang, Lalu tunggu Prosses installasi hingga selesai

Baca Juga :

4. Setelah installasi selesai, program tersebut akan tertutup dengan sendirinya, cabut kabel USB yang terhubung pada PC/Laptop, Perangkat otomatis akan merestart sendiri hinggal muncul Logo BB, tunggu beberapa saat dan Selesai.

Jika installasi tidak berhasil, kemungkinan terdapat kerusakan pada Hardware/Mesin BB atau kabel dan Port USB sudah rusak jadi tidak bisa tereteksi oleh PC/Laptop.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Cara Install Ulang BlackBerry Bold 9000 via Rapido

Cara Install Ulang BlackBerry Bold 9000 via Rapido


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 

Cara Install Ulang/Flashing BlackBerry Bold 9000 menggunakan Rapido Instalador. Cara pemakaiannya cukup mudah, kalian tidak perlu repot-repot menownload beberapa Tools/Aplikasi. dengan Rapido Instalador, kita cukup menggunakan Satu Tools saja hanya dengan sekali Klik, Ponsel kalian akan langsung kembali seperti semula.

Cara Install Ulang BlackBerry Bold 9000 via Rapido


Bahan yang diperlukan

- Rapido Instalador BlackBerry Bold 9000. Download Disini
BlackBerry Desktop Manager Download Disini

Langkah-langkah installasi

1. Download dan Extract Rapido Instalador yang sudah kalian download mengunakan Winrar atau sejenisnya. lalu Install BlackBerry Desktop Manager pada Laptop/Komputer kalian agar perangkat BB Bisa terbaca oleh komputer

2. Buka/Jalankan Tool tersebut, Tunggu hingga muncul tulisan CONNECTION TO BOOT, seperti gambar berikut Ini :

Rapido Instalador BlackBerry Bold 9000

3. Sambungkan BlackBerry Bold 9000 pada Komputer/Laptop menggunakan kabel USB, Pada Program tersebut secara otomatis akan mendeteksi prangkat BB yang terpasang, Lalu tunggu Prosses installasi hingga selesai

Baca Juga :

4. Setelah installasi selesai, program tersebut akan tertutup dengan sendirinya, cabut kabel USB yang terhubung pada PC/Laptop, Perangkat otomatis akan merestart sendiri hinggal muncul Logo BB, tunggu beberapa saat dan Selesai.

Jika installasi tidak berhasil, kemungkinan terdapat kerusakan pada Hardware/Mesin BB atau kabel dan Port USB sudah rusak jadi tidak bisa tereteksi oleh PC/Laptop.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Cara Flashing BlackBerry Bold 9790 Via Rapido Instalador

Cara Flashing BlackBerry Bold 9790 Via Rapido Instalador


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 

Pada Tutorial kali ini WildanTechnoArt akan menjelaskan bagaimana cara Install Ulang/Flashing BlackBerry Bold 9790 menggunakan Rapido Instalador. Cara pemakaiannya cukup mudah, kalian tidak perlu repot-repot menownload beberapa Tools/Aplikasi. dengan Rapido Instalador, kita cukup menggunakan Satu Tools saja hanya dengan sekali Klik, Ponsel kalian akan langsung kembali seperti semula.

Cara Flashing BlackBerry Bold 9790 Via Rapido Instalador


Bahan yang diperlukan

- Rapido Instalador BlackBerry Bold 9790. Download Disini
BlackBerry Desktop Manager Download Disini

Langkah-langkah installasi

1. Download dan Extract Rapido Instalador yang sudah kalian download mengunakan Winrar atau sejenisnya. lalu Install BlackBerry Desktop Manager pada Laptop/Komputer kalian agar perangkat BB Bisa terbaca oleh komputer

2. Buka/Jalankan Tool tersebut, Tunggu hingga muncul tulisan CONNECTION TO BOOT, seperti gambar berikut Ini :

Rapido Instalador BlackBerry Bold 9790

3. Sambungkan BlackBerry Bold 9790 pada Komputer/Laptop menggunakan kabel USB, Program tersebut secara otomatis akan mendeteksi prangkat BB yang terpasang, Tunggu Prosses installasi hingga selesai

Baca Juga :

4. Setelah installasi selesai, program tersebut akan tertutup dengan sendirinya, cabut kabel USB yang terhubung pada PC/Laptop, Perangkat otomatis akan merestart sendiri hinggal muncul Logo BB, tunggu beberapa saat dan Selesai.

Jika installasi tidak berhasil, kemungkinan terdapat kerusakan pada Hardware/Mesin BB atau kabel dan Port USB sudah rusak jadi tidak bisa tereteksi oleh PC/Laptop.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Cara Flashing BlackBerry Bold 9780 Via Rapido Instalador

Cara Flashing BlackBerry Bold 9780 Via Rapido Instalador


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 

Pada Tutorial kali ini WildanTechnoArt akan menjelaskan bagaimana cara Install Ulang/Flashing BlackBerry Bold 9780 menggunakan Rapido Instalador. Cara pemakaiannya cukup mudah, kalian tidak perlu repot-repot menownload beberapa Tools/Aplikasi. dengan Rapido Instalador, kita cukup menggunakan Satu Tools saja hanya dengan sekali Klik, Ponsel kalian akan langsung kembali seperti semula.

Cara Flashing BlackBerry Bold 9780 Via Rapido Instalador


Bahan yang diperlukan

- Rapido Instalador BlackBerry Bold 9780. Download Disini
BlackBerry Desktop Manager Download Disini

Langkah-langkah installasi

1. Download dan Extract Rapido Instalador yang sudah kalian download mengunakan Winrar atau sejenisnya. lalu Install BlackBerry Desktop Manager pada Laptop/Komputer kalian agar perangkat BB Bisa terbaca oleh komputer

2. Buka/Jalankan Tool tersebut, Tunggu hingga muncul tulisan CONNECTION TO BOOT, seperti gambar berikut Ini :

Rapido Instalador BlackBerry Bold 9780

3. Sambungkan BlackBerry Bold 9780 pada Komputer/Laptop menggunakan kabel USB, Program tersebut secara otomatis akan mendeteksi prangkat BB yang terpasang, Tunggu Prosses installasi hingga selesai

Baca Juga :

4. Setelah installasi selesai, program tersebut akan tertutup dengan sendirinya, cabut kabel USB yang terhubung pada PC/Laptop, Perangkat otomatis akan merestart sendiri hinggal muncul Logo BB, tunggu beberapa saat dan Selesai.

Jika installasi tidak berhasil, kemungkinan terdapat kerusakan pada Hardware/Mesin BB atau kabel dan Port USB sudah rusak jadi tidak bisa tereteksi oleh PC/Laptop.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Cara Flashing BlackBerry Storm 2 9550 Via Rapido Instalador

Cara Flashing BlackBerry Storm 2 9550 Via Rapido Instalador


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 

Pada Tutorial kali ini WildanTechnoArt akan menjelaskan bagaimana cara Install Ulang/Flashing BlackBerry Storm 2 9550 menggunakan Rapido Instalador. Cara pemakaiannya cukup mudah, kalian tidak perlu repot-repot menownload beberapa Tools/Aplikasi. dengan Rapido Instalador, kita cukup menggunakan Satu Tools saja hanya dengan sekali Klik, Ponsel kalian akan langsung kembali seperti semula.

Cara Flashing BlackBerry Storm 2 9550 Via Rapido Instalador


Bahan yang diperlukan

- Rapido Instalador BlackBerry Storm 2 9550. Download Disini
BlackBerry Desktop Manager Download Disini

Langkah-langkah installasi

1. Download dan Extract Rapido Instalador yang sudah kalian download mengunakan Winrar atau sejenisnya. lalu Install BlackBerry Desktop Manager pada Laptop/Komputer kalian agar perangkat BB Bisa terbaca oleh komputer

2. Buka/Jalankan Tool tersebut, Tunggu hingga muncul tulisan CONNECTION TO BOOT, seperti gambar berikut Ini :

Rapido Instalador BlackBerry Storm 2 9550

3. Sambungkan BlackBerry Storm 2 9550 pada Komputer/Laptop menggunakan kabel USB, Program tersebut secara otomatis akan mendeteksi prangkat BB yang terpasang, Tunggu Prosses installasi hingga selesai

Baca Juga :

4. Setelah installasi selesai, program tersebut akan tertutup dengan sendirinya, cabut kabel USB yang terhubung pada PC/Laptop, Perangkat otomatis akan merestart sendiri hinggal muncul Logo BB, tunggu beberapa saat dan Selesai.

Jika installasi tidak berhasil, kemungkinan terdapat kerusakan pada Hardware/Mesin BB atau kabel dan Port USB sudah rusak jadi tidak bisa tereteksi oleh PC/Laptop.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Cara Flashing BlackBerry Storm 9530 Via Rapido Instalador

Cara Flashing BlackBerry Storm 9530 Via Rapido Instalador


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 

Pada Tutorial kali ini WildanTechnoArt akan menjelaskan bagaimana cara Install Ulang/Flashing BlackBerry Storm 9530 menggunakan Rapido Instalador. Cara pemakaiannya cukup mudah, kalian tidak perlu repot-repot menownload beberapa Tools/Aplikasi. dengan Rapido Instalador, kita cukup menggunakan Satu Tools saja hanya dengan sekali Klik, Ponsel kalian akan langsung kembali seperti semula.

Cara Flashing BlackBerry Storm 9530 Via Rapido Instalador


Bahan yang diperlukan

- Rapido Instalador BlackBerry Storm 9530. Download Disini
BlackBerry Desktop Manager Download Disini

Langkah-langkah installasi

1. Download dan Extract Rapido Instalador yang sudah kalian download mengunakan Winrar atau sejenisnya. lalu Install BlackBerry Desktop Manager pada Laptop/Komputer kalian agar perangkat BB Bisa terbaca oleh komputer

2. Buka/Jalankan Tool tersebut, Tunggu hingga muncul tulisan CONNECTION TO BOOT, seperti gambar berikut Ini :

Rapido Instalador BlackBerry Storm 9530

3. Sambungkan BlackBerry Storm 9530 pada Komputer/Laptop menggunakan kabel USB, Program tersebut secara otomatis akan mendeteksi prangkat BB yang terpasang, Tunggu Prosses installasi hingga selesai

Baca Juga :

4. Setelah installasi selesai, program tersebut akan tertutup dengan sendirinya, cabut kabel USB yang terhubung pada PC/Laptop, Perangkat otomatis akan merestart sendiri hinggal muncul Logo BB, tunggu beberapa saat dan Selesai.

Jika installasi tidak berhasil, kemungkinan terdapat kerusakan pada Hardware/Mesin BB atau kabel dan Port USB sudah rusak jadi tidak bisa tereteksi oleh PC/Laptop.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Perbedaan gravity dengan layout_gravity di Android Studio

Perbedaan gravity dengan layout_gravity di Android Studio


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Di tutorial sebelumnya, kita sudah membahas mengenai Perbedaan antara Layout Margin dan Layout Padding. Pada tutorial berikut ini, kita akan belajar mengenai cara membangun User Interface, dengan menggunakan atribut gravity dengan layout_gravity.

Perbedaan_gravity dengan_layout_gravity_di_Android Studio

Sebenarnya kedua atribut tersebut memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mengatur posisi View pada layout, hanya saja yang membedakannya yaitu, gravity digunakan untuk mengatur posisi didalam View (inside), sedangkan atribut layout_gravity digunakan untuk mengatur posisi diluar View (outside). Untuk lebih jelasnya, mari kita simak tutorial berikut ini.

Materi lainnya yang direkomendasikan:
Penggunaan gravity dan layout_gravity di Android Studio

Pertama buka aplikasi Android Studio kalian, Buat Project Baru.

Selanjutnya buka activity_main.xml pada project tersebut, disini kita akan mencoba menggunakan atribut gravity dan layout_gravity dengan beberapa komponen tambahan lainnya seperti Button, TextView dan juga LinearLayout.

Agar memudahkan kalian untuk mempelajari materi berikut ini, secara default kita akan membuat design layout seperti berikut ini terlebih dahulu.

Layout_default_gravity_layout_gravity

Kalian dapat membuatnya dengan menggunakan kode xml, seperti berikut ini:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:layout_margin="8dp"
    android:background="#FFF5F5F5"
    tools:context="android.cianjur.developer.net.basicandroid.MainActivity">

    <LinearLayout
        android:layout_width="200dp"
        android:layout_height="200dp"
        android:background="@android:color/holo_green_light"
        android:orientation="vertical">

        <TextView
            android:id="@+id/textView"
            android:layout_width="match_parent"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="Ini LinearLayout"
            android:textColor="#000000"
            android:textSize="15sp"
            android:textStyle="bold" />

        <Button
            android:id="@+id/button"
            android:layout_width="match_parent"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="Ini Button" />
    </LinearLayout>

</RelativeLayout>

A. Penggunaan atribut gravity

Sudah saya jelaskan sebelumnya, atribut gravity digunakan untuk mengatur posisi didalam View (inside), pada contoh berikut ini kita akan menggunakan atribut gravity pada objek TextView dan Button, disini kita akan mengubah posisi view didalam kedua objek tersebut.

Kalian tambahkan atribut gravity pada TextView dan juga Button tersebut, seperti berikut ini:

<TextView
    android:id="@+id/textView"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="wrap_content"
    android:gravity="center"
    android:text="Ini LinearLayout"
    android:textColor="#000000"
    android:textSize="15sp"
    android:textStyle="bold" />

<Button
    android:id="@+id/button"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="wrap_content"
    android:gravity="right"
    android:text="Ini Button" />

Maka hasilnya akan terlihat seperti ini:

Atribut_Gravity_Example

Pada atribut gravity, kalian dapat mengatur posisinya, yaitu kekanan (right), kekiri (left), keatas (top) dan kebawah (bottom).

Selanjutnya kita coba tambahkan atribut gravity pada LinearLayout yang membungkus kedua komponen tersebut.

<LinearLayout
        android:layout_width="200dp"
        android:layout_height="200dp"
        android:background="@android:color/holo_green_light"
        android:gravity="bottom"
        android:orientation="vertical">

Maka akan terlihat seperti ini:

Atribut_Gravity_Example2

A. Penggunaan atribut layout_gravity

Sebelumnya kita ubah terlebih dahulu tampilan layoutnya seperti semula.

Atribut layout_gravity digunakan untuk mengatur posisi diluar View (inside), sebagai contoh coba kalian tambahkan atribut layout_gravity pada Button tersebut, seperti berikut ini

<Button
    android:id="@+id/button"
    android:layout_width="wrap_content"
    android:layout_height="wrap_content"
    android:layout_gravity="right"
    android:text="Ini Button" />

Hasilnya seperti ini:

Atribut_Layout_Gravity_Example

Atribut layout_gravity tidak bisa digunakan untuk sebuah container seperti RelativeLayout, LinearLayout, dsb.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Belajar Cara Membuat Absolute Layout di Android Studio

Belajar Cara Membuat Absolute Layout di Android Studio


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Absolute Layout adalah salah satu komponen user interface. Yang digunakan untuk mengatur tata letak suatu widget seperti Button, TextView, EditText, dsb, dengan menggunakan atribut layout_x dan layout_y pada komponen user interface, seperti Button, yang digunakan untuk mengatur koordinat atau angka di atribut layout_x dan layout_y.

Belajar_Cara_Membuat_Absolute_Layout_di_Android_Studio

Pada tutorial ini, kita akan belajar apa itu yang dimaksud dengan Absolute Layout serta cara menggunakannya pada project aplikasi yang kita buat menggunakan Android Studio.

Materi Lainnya Yang Direkomendasikan:

Belajar Cara Membuat Absolute Layout di Android Studio

Pertama buka aplikasi Android Studio kalian, Buat Project Baru.

Selanjutnya buka activity_main.xml pada project tersebut, disini kita akan mencoba menggunakan Absolute Layout dengan beberapa komponen tambahan lainnya seperti Button, TextView dan EdiText.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<AbsoluteLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:layout_margin="8dp"
    android:background="#FFF5F5F5"
    tools:context="android.cianjur.developer.net.basicandroid.MainActivity"
    tools:ignore="Deprecated">

    <TextView
        android:id="@+id/textView"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:gravity="center"
        android:text="Contoh Absolute Layout"
        android:textSize="15sp"
        android:textStyle="bold"
        tools:layout_editor_absoluteX="64dp"
        tools:layout_editor_absoluteY="72dp" />

    <EditText
        android:id="@+id/editText"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_y="30dp"
        android:hint="Email"
        android:inputType="textPersonName"
        tools:layout_editor_absoluteX="0dp"
        tools:layout_editor_absoluteY="28dp" />

    <EditText
        android:id="@+id/editText2"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_y="80dp"
        android:hint="Password"
        android:inputType="textPersonName"
        tools:layout_editor_absoluteX="0dp"
        tools:layout_editor_absoluteY="28dp" />

    <Button
        android:id="@+id/button"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_y="125dp"
        android:text="Masuk"
        tools:layout_editor_absoluteX="0dp"
        tools:layout_editor_absoluteY="126dp" />

    <Button
        android:id="@+id/button2"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_x="215dp"
        android:layout_y="125dp"
        android:text="Daftar"
        tools:layout_editor_absoluteX="0dp"
        tools:layout_editor_absoluteY="126dp" />
    
</AbsoluteLayout>

Coba kalian perhatikan, atribut layout_x digunakan untuk mengatur koordinat x, yaitu jarak sebuah objek yang bisa kita geser ke kiri dan ke kanan, sedangkan atribut layout_y digunakan untuk mengatur koordinat y, yaitu jarak sebuah objek yang bisa kita geser ke atas dan ke bawah.

Demo:

Absolute_layout_example

Kelas ini tidak berlaku lagi di tingkat API 3. Gunakan FrameLayout, RelativeLayout atau custom layout lain sebagai gantinya.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga tutorial yang saya berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua, selebihnya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.