Penggunaan Statement Switch dan Case pada Java

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Sebelumnya kita sudah mempelajari Penggunaan statement if dan else pada java. Kali ini kita akan belajar cara menggnakan Switch dan Case pada java, sebenarnya penggunaan dan fungsi switch-case hampir sama dengan if-else yaitu untuk membuat suatu kondisi tertentu, perbedaan nya jika pada if-else kita harus membuat suatu kondisi yang mempunyai tipe data boolean (true dan false). tetapi berbeda dengan switch-case, switch-case akan mengeksekusi program jika nilai pada statement switch sama dengan nilai yang ada pada statement case

Panduan belajar cara menggunakan switch dan case pada java Netbeans

Statement Switch dan Case

Berikut ini merupakan contoh cara penulisan switch dan case pada bahasa pemrograman java.

switch(expression){
         case block_pertama :
             /* 
              * Pernyata ini akan di eksekusi jika value/nilai pada 
              * expression sama dengan nilai yang ada pada block pertama.
              */
             break;

         case block_kedua :
             /* 
              * Pernyata ini akan di eksekusi jika value/nilai pada
              * expression sama dengan nilai yang ada pada block kedua.
              */
             break;

         case block_ketiga :
             /* 
              * Pernyata ini akan di eksekusi jika value/nilai pada
              * expression sama dengan nilai yang ada pada block ketiga.
              */
             break;

         default :
             /* 
              * Pernyata ini akan di eksekusi jika tidak ada 
              * kondisi atau expression yang memenuhi syarat
              */
             break;
        }

Penjelasan :


expression adalah nilai atau variable yang mempunyai tipe data Angka (Integer salah satunya) atau Karakter/Text (String atau char contohnya) dan block_pertama, block_kedua dan block_ketiga adalah suatu nilai atau variable yang akan dicocokan dengan nilai yang ada pada expression, contohnya jika nilai pada expression sama dengan nilai yang ada pada block_kedua maka pernyataan yang ada pada block_kedua yang akan di eksekusi. Dan jika tidak ditemukan case yang cocok maka program akan menjalankan kode program yang ada pada blok default.


Disini saya akan menunjukan contoh pengunaan switch menggunakan tipe data String. Coba kalian perhatikan potongan kode berikut ini.

public class switch_caseDemo {
    public static void main(String[] args){
        String sekolah = "SMA";
        
        switch(sekolah){
            case "SD" :
                System.out.println("SDN Sayang Semper Cianjur");
                break;
            case "SMP" :
                System.out.println("PKBM Badak Putih (paket B)");
                break;
            case "SMA" :
                System.out.println("SMK PLUS ASHABULYAMIN Cianjur");
                break;
            default:
                System.out.println("Saya Tidak Sekolah");
                break;
        }
    }
}

Coba jalankan program tersebut dan lihat hasilnya.

Output dari statement switch menggunakan tipe data String

Penjelasan :

Coba kalian perhatikan disana saya membuat variable sekolah yang mempunyai nilai/value "SMK" dan kenapa outputnya bisa "SMK PLUS ASHABULYAMIN Cianjur" itu karena nilai yang ada pada variable sekolah sama dengan nilai yang ada pada case ke 3. coba kalian ubah value pada variable tersebut maka hasilnya juga bakalan berubah, seperti berikut ini.

Coba kalian ubah kode berikut ini.
String sekolah = "SMA";

Menjadi seperti ini.
String sekolah = "SD";

Jalankan, maka hasilnya juga akan berubah seperti ini.

Output dari statement switch menggunakan tipe data String

Jika nilai/value pada variable sekolah tidak ada yang cocok dengan ke tiga case tersebut, maka program yang ada pada block default yang akan berjalan.

Selain String, kita juga bisa menggunakan tipe data angka seperti int, double, dll. Pada contoh berikut ini kita akan menggunakan tipe data int (Integer), seperti berikut ini.

public class switch_caseDemo {
    public static void main(String[] args){
        int nomor_absen = 2;
        
        switch(nomor_absen){
            case 1 :
                System.out.println("Mark Zuckerberg");
                break;
            case 2 :
                System.out.println("Wildan M Athoillah");
                break;
            case 3 :
                System.out.println("Linus Torvalds");
                break;
            default:
                System.out.println("nomor absen tidak ditemukan");
                break;
        }
    }
}

Hasilnya akan seperti ini.

Output dari statement switch menggunakan tipe data angka

Pada statemet switch, tidak bisa menggunakan tipe data boolean sebagai exspressionnya. setiap case harus di akhiri dengan break, jika tidak, program akan mengeksekusi program pada case berikutnya

Demikian Tutorial mengenai Statement switch, somaga ilmu kalian makin bertambah dan bermanfaat untuk orang lain, jika ada yang belum paham, silakan tanyakan kepada saya dan Subscribe untuk mendapatkan update terbaru dari blog ini. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Berlangganan Untuk Menerima Update Terbaru:

3 Responses to "Penggunaan Statement Switch dan Case pada Java"

  1. nice artikel gann :-D
    salam sukses gan

    BalasHapus
  2. Thanks banget gan.. sangat membantu..

    BalasHapus
  3. Wah mantap nih ilmunya cara Penggunaan Statement Switch dan Case pada Java pas bener sama yang dicari . Thankyou gan :)

    BalasHapus